S3 Pendidikan Seni FBS Unesa Gelar Kuliah Tamu Bersama Dr. Taswadi, M.Sn
Surabaya – 14 Januari 2025, Program Studi S3 Pendidikan Seni Fakultas
Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan Kuliah
Tamu dengan menghadirkan Dr. Taswadi, M.Sn sebagai narasumber pada
(tanggal kegiatan). Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan FBS Unesa,
diikuti oleh mahasiswa S3, dosen, serta pegiat seni, dengan suasana akademik
yang hangat dan penuh antusiasme.
Kuliah tamu dibuka oleh perwakilan Program Studi S3 Pendidikan
Seni. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari
upaya memperluas wawasan mahasiswa doktoral, khususnya dalam mengembangkan
perspektif baru di bidang pendidikan seni. Kuliah tamu juga diharapkan menjadi
ruang dialog yang mempertemukan gagasan akademik dan praktik kesenian.

Sebagai narasumber, Dr. Taswadi, M.Sn menyampaikan materi
terkait pendidikan seni dalam konteks kreatif, interdisipliner, dan humanis.
Beliau menekankan bahwa seni tidak hanya dipandang sebagai ekspresi estetis,
tetapi juga sarana refleksi kritis terhadap realitas sosial dan budaya.
“Pendidikan seni seharusnya menjadi ruang untuk menumbuhkan empati,
kreativitas, dan kepekaan budaya. Dari sinilah lahir karya dan penelitian yang
mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkap Dr. Taswadi.
Dalam paparannya, beliau juga menyinggung pentingnya integrasi
antara teori dan praktik seni. Pendidikan seni menurutnya harus membuka peluang
kolaborasi lintas disiplin agar dapat melahirkan inovasi, baik dalam bentuk
karya maupun penelitian akademik.
Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan diskusi
interaktif. Mahasiswa S3 Pendidikan Seni FBS Unesa aktif mengajukan
pertanyaan seputar metodologi penelitian, peran seni dalam masyarakat
multikultural, serta strategi menghubungkan riset seni dengan kebutuhan dunia
pendidikan.
Diskusi berlangsung dinamis, dengan narasumber memberikan tanggapan
yang aplikatif sekaligus inspiratif. Beberapa peserta juga menyampaikan
refleksi atas pengalaman mereka dalam mengaitkan teori pendidikan seni dengan
praktik kesenian yang digeluti.
Kegiatan kuliah tamu ditutup dengan kesimpulan dari moderator yang
menegaskan kembali poin penting dari materi Dr. Taswadi, yakni urgensi
mengembangkan pendidikan seni yang relevan, kolaboratif, dan berorientasi pada
pengabdian sosial.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh
keakraban. Para peserta tampak antusias dan bersemangat, menandai keberhasilan
kuliah tamu ini sebagai bagian penting dari proses akademik di Program Studi S3
Pendidikan Seni FBS Unesa.
Koordinator Program Studi S3 Pendidikan Seni FBS Unesa menyampaikan
bahwa kuliah tamu semacam ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai
wahana memperkaya wawasan mahasiswa. “Kegiatan ini sangat penting agar
mahasiswa doktoral tidak hanya berfokus pada riset semata, tetapi juga mampu
mengaitkan penelitian dengan konteks sosial, budaya, dan praktik kesenian yang
lebih luas,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kuliah tamu bersama Dr. Taswadi, M.Sn,
mahasiswa S3 Pendidikan Seni FBS Unesa diharapkan semakin termotivasi untuk
menghasilkan penelitian dan karya seni yang inovatif, interdisipliner, serta
memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.