S3 Pendidikan Seni FBS Unesa Gelar Kajian Studi Kepustakaan Bersama Prof. Dr. Djuli Djatiprambudi, M.Sn
Batu, Malang – Program Studi S3 Pendidikan Seni Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar Kajian Studi Kepustakaan dengan menghadirkan Prof. Dr. Djuli Djatiprambudi, M.Sn sebagai narasumber utama. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 20 Maret 2025, pukul 09.00–16.00 WIB di Omah Mikir Prambudi, Batu – Malang, dengan suasana diskusi yang akademis, reflektif, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta

Kegiatan ini dibuka oleh perwakilan Program Studi S3 Pendidikan
Seni FBS Unesa dengan penjelasan mengenai pentingnya literasi data dalam
penelitian seni dan pendidikan seni. Dalam konteks penulisan disertasi, data
yang valid dan akurat menjadi dasar penguatan metodologi serta keabsahan hasil
penelitian. Oleh karena itu, kajian studi kepustakaan ini dirancang sebagai
sarana memperkuat pemahaman mahasiswa doktoral dalam mengelola sumber data
penelitian.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Djuli Djatiprambudi, M.Sn menegaskan
bahwa literasi data tidak sekadar proses mencari referensi, tetapi juga
mencakup keterampilan memilih sumber yang kredibel, mengolah informasi, serta
mendokumentasikan data secara sistematis.
“Penelitian seni membutuhkan pijakan metodologis yang kokoh. Kajian
kepustakaan menjadi fondasi penting agar riset yang dilakukan tidak hanya kaya
perspektif, tetapi juga memiliki validitas yang kuat,” tegas Prof. Djuli.
Beliau juga menekankan bahwa penelitian di bidang seni harus
membuka ruang dialektika antara teori, praktik, dan konteks sosial. Dengan
demikian, hasil penelitian tidak hanya berhenti pada ranah akademik, tetapi
juga memberi kontribusi nyata bagi perkembangan seni dan pendidikan seni di
masyarakat.
Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan workshop literasi
data yang meliputi:
- Teknik pencarian sumber data penelitian,
- Analisis data awal,
- Strategi dokumentasi data penelitian.
Mahasiswa S3 yang hadir, antara lain Novita Mijil Perwana Is,
Ika Anggun, Fera Ratyaningrum, Jajuk Dwisasanadjati, Bambang Sugito, Senyum
Sadhana, dan Abd. Rahman Prasetyo, aktif berdiskusi dan mengajukan
pertanyaan. Interaksi berlangsung dinamis, dengan narasumber memberikan jawaban
yang aplikatif, inspiratif, dan sesuai kebutuhan penelitian mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mendalam
mengenai konsep literasi data serta aplikasinya dalam penelitian disertasi.
Peserta juga mampu mengidentifikasi berbagai sumber data kredibel dan menyusun
rencana penguatan data awal yang akan digunakan dalam penelitian masing-masing.
Kegiatan ini berhasil membangun kesadaran kolektif bahwa literasi
data merupakan aspek fundamental dalam riset seni, bukan hanya sebagai
pelengkap, tetapi sebagai landasan metodologis yang menentukan arah dan
kualitas penelitian.
Acara ditutup dengan refleksi bersama dan penyampaian apresiasi
kepada narasumber. Koordinator Program Studi S3 Pendidikan Seni FBS Unesa
menegaskan pentingnya kegiatan semacam ini untuk memperkaya wawasan mahasiswa.
“Dengan adanya kajian seperti ini, kami berharap mahasiswa lebih siap secara
akademik dalam menyusun disertasi yang berkualitas, berkontribusi bagi ilmu
pengetahuan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan Kajian Studi Kepustakaan bersama Prof. Dr. Djuli
Djatiprambudi, M.Sn di Omah Mikir Batu, Malang ini meneguhkan
komitmen Program Studi S3 Pendidikan Seni FBS Unesa untuk terus menghadirkan
ruang pembelajaran yang mendalam, interaktif, dan berorientasi pada penguatan
riset seni yang inovatif.